Ketika Pilihan Berujung Kekecewaan (BUKAN BC HANYA SHARE PENGALAMAN)

Keluarga saya merupakan pengguna produk Yamaha.

FBY?

Ga tau ya……… 🙂

Yang pernah ada (beli halal ya):

1. RX Spesial 1985  (……..-1999)

2. Vega 1998 (1999-sekarang), jebol sudah 2 kali. heheheh. Mklum sempat selama beberapa tahun 1 bulan bisa 4000km.

3. Vega R (2004-2005)

4. Mio 2009 (2009-sekarang), milik istri

Karena si Vega sudah menua, akhirnya dicari pendampingnya. Karena keterbatasan dana dan setelah minta pertimbangan blogger tanah air, akhirnya dipilihlah Verza Merah 2013.

 

???????????????????????????????

Disinilah kekecewaan terjadi. Padahal perawatan rutin.

Yang pernah saya komplain:

1. baut kendor dan ada yang hilang

2. stang bagian kiri agak ke belakang (miring) , stok tidak ada akhirnya ganti stang mega pro modal sendiri.

3. mesin mendengung dan kasar. Sangat jelas ketika km menunjukkan hampir 12.000km (bisa dilihat https://www.youtube.com/watch?v=nB6Puftmjow)

4. dicek malah baut drat rusak. Oleh BERES atas perintah Pusat hanya drat ulang.

Disinilah mulai saya merasa tidak beres dengn motor saya. Makin lama suara kasar makin jelas. Oleh beberapa Beres hanya stel klep. Bahkan pernah Beres tidak mau cek dan menolak klaim dengan alasan bukan bengkel mereka yang membuat kerusakan. Diminta kembalikan ke asal pembelian. Dengan perasaan kesal si Verza yang rusak harus menempuh ke kota asal.

GILA. JARINGAN LUAS PELAYANAN????????????????????

Akhirnya setelah dihubungi CS ke sekian kalinya dicek di salah satu BERES Kab. Semarang.

Apa yang terjadi?

Ternyata kerusakan fatal, yaitu “LAHER NOKEN AS BERMASALAH” dan baru ketahuan di km hampir 12.000.

Keluhan motor kasar=stel klep saja.

Hebat bener si BERES, selama ini apa yang dicek??????

Bagaimana jika jebol ketika dijalan?

Lagi2 spare part inden.

JARINGAN LUAS SPARE PART??????????????????????

Ahhhhhhhhh..sudahlah

Akhirnya setelah hampir 1 bulan baru selesai.

Hebat ya……………………..

Kini suara berisik mulai muncul lagi.

Moga tidak apa2. (17.000an km Maret 2015)

Ingat ya, ini bukan BC. Tapi memang terjadi dan saya alami. Moga pihak HONDA perbaiki aftersalesnya. Jangan ngejar market share melulu. Percuma jaringan luas tanpa ketersediaan spare part dan teknisi mumpuni.

Itulah pengalaman saya.

Ketika ditanya mengenai yang terbaik antara Yamaha dan Honda, tentu saya jawab sesuai yang saya alami. bukan “KATANYA”

Dan anda tahu jawaban saya.

 

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s